Editorial Cartoon

Editorial Cartoon

Pemerintah Daerah Kab. Karawang, Jawa Barat

Pemerintah Daerah Kab. Karawang, Jawa Barat
Kantor Bupati Karawang

Tuesday, May 12, 2026

Bappenas Apresiasi Langkah DLH Karawang dalam Pengelolaan Sampah Modern

Karawang Post – Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan proyek percontohan pengelolaan sampah di Kabupaten Karawang. Dukungan regulasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Karawang, khususnya dalam pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), dinilai menjadi langkah maju dalam membangun tata kelola lingkungan yang modern dan berkelanjutan.

Apresiasi tersebut terungkap dalam rapat strategis antara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang bersama Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E., terkait pengembangan program Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities Project (ISWMP), yang berlangsung di ruang rapat Sekretariat Daerah, Selasa (12/05/2026).

Rapat tersebut membahas tindak lanjut berbagai isu penting dalam periode perpanjangan proyek ISWMP yang akan berlangsung hingga Mei 2027. Hadir dalam pertemuan itu Bupati Karawang, Sekretaris Daerah, Kepala DLH, Kabid Kebersihan, serta perwakilan kementerian dan lembaga terkait seperti Bappenas, Kemendagri, Kementerian PU, pihak World Bank, hingga Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Barat.

Dalam forum tersebut, Sekretaris Daerah Karawang, Asep Aang Rahmatullah, mengungkapkan bahwa kapasitas fiskal daerah mengalami peningkatan signifikan dari 36 persen menjadi 42 persen. Peningkatan tersebut diharapkan mampu memperkuat dukungan pembiayaan terhadap optimalisasi pengelolaan sampah di Kabupaten Karawang.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mendukung program nasional penanganan sampah sesuai arahan Presiden Republik Indonesia.

“Pemerintah Kabupaten Karawang siap mendukung kebutuhan infrastruktur dan operasional sejumlah TPST, termasuk pembangunan akses jalan yang sudah masuk dalam anggaran perubahan tahun 2026,” tegas Bupati.

 Menurut Bappenas, Kabupaten Karawang dinilai serius dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih profesional melalui penguatan regulasi daerah. Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Sampah telah diterbitkan dan saat ini tengah memasuki tahap finalisasi peraturan turunan yang ditargetkan selesai pada akhir bulan ini.

Pembentukan BLUD dinilai menjadi langkah strategis karena mampu memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan layanan publik, khususnya sektor persampahan. Dengan pola tersebut, pelayanan diharapkan berjalan lebih efektif, profesional, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pihak World Bank turut mengapresiasi kuatnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung keberlanjutan proyek ISWMP. Program ini tidak hanya berfokus pada aspek sanitasi dan pengelolaan sampah, tetapi juga mencakup penguatan kelembagaan dan tata kelola lingkungan secara menyeluruh.

Bupati Karawang pun optimistis seluruh tahapan proyek dapat berjalan sesuai target sehingga pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir dapat terlaksana secara optimal. Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi pembuangan sampah ke sungai dan menjaga kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Karawang.

“Kami berterima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pemerintah pusat, dan World Bank. Sinergi ini harus terus dijaga agar program ini memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Karawang,” pungkasnya.

Dengan dukungan regulasi, penguatan kelembagaan, serta kolaborasi lintas sektor, Kabupaten Karawang dinilai berada pada jalur yang tepat menuju sistem pengelolaan sampah modern yang berkelanjutan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. (***TIM)