Editorial Cartoon

Editorial Cartoon

Pemerintah Daerah Kab. Karawang, Jawa Barat

Pemerintah Daerah Kab. Karawang, Jawa Barat
Kantor Bupati Karawang

Saturday, October 3, 2026

HUT TNI 2026: Ketahanan Pangan dan Ketahanan Bangsa Berawal dari Sawah Rakyat


Karawang Post –
Tanggal 5 Oktober 2026, bangsa Indonesia kembali memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI). Selama ini, TNI identik dengan tugas menjaga kedaulatan negara, mengamankan perbatasan, dan mempertahankan keutuhan NKRI.

Namun beberapa tahun terakhir ini, masyarakat juga menyaksikan peran TNI yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, termasuk di sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Bagi sebagian orang, keterlibatan TNI dalam mendampingi petani, membantu pengolahan lahan, pembangunan irigasi, penanaman padi dan jagung, hingga panen raya terlihat sebagai hal baru.

Padahal, dalam perspektif ketahanan nasional, pangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pertahanan negara. 

TNI sendiri menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian integral dari sistem pertahanan negara, karena negara yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pangannya rentan terhadap berbagai tekanan politik dan krisis.

Pemikiran tersebut sejalan dengan pesan Presiden Pertama RI Soekarno, yang sejak awal telah mengingatkan bahwa persoalan pangan adalah persoalan hidup dan matinya suatu bangsa.

Pesan itu kini terasa semakin relevan di tengah berbagai tantangan global, mulai dari perubahan iklim, gangguan rantai pasok, hingga ketidakpastian ekonomi dunia. Ketika pangan terganggu, bukan hanya ekonomi yang terdampak, tetapi juga stabilitas sosial dan ketahanan bangsa keseluruhan.

Di Kabupaten Karawang, pesan tersebut memiliki makna yang sangat mendalam. Karawang bukan sekadar kawasan industri terbesar di Indonesia, tetapi juga sebagai salah satu lumbung padi nasional.

Hamparan sawah masih terbentang di berbagai wilayah menjadi aset strategis yang harus dijaga bersama. Di sinilah peran petani, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, TNI, dan seluruh elemen masyarakat bertemu dalam satu tujuan, yakni menjaga ketersediaan pangan bagi rakyat Indonesia.


Melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Karawang, berbagai program peningkatan produksi pertanian, perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan, penguatan ketahanan pangan, hingga pengembangan sektor perikanan terus dilakukan.

Upaya itu menjadi semakin kuat ketika didukung oleh semangat gotong royong seluruh komponen bangsa, termasuk TNI yang hadir mendampingi masyarakat di lapangan.

Keterlibatan TNI dalam program ketahanan pangan bukanlah pergeseran tugas pokok, melainkan wujud nyata pengabdian kepada rakyat melalui Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Dari pembangunan sarana pertanian, pendampingan petani, pemanfaatan lahan produktif, hingga penguatan kemandirian pangan desa, semuanya bertujuan memperkokoh fondasi bangsa dari tingkat akar rumput.

Bagi Karawang, ketahanan pangan bukan hanya soal produksi gabah atau hasil panen semata. Ketahanan pangan adalah tentang menjaga keberlanjutan sawah di tengah pesatnya pembangunan, meningkatkan kesejahteraan petani, memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat, serta mewariskan sumber kehidupan untuk generasi mendatang.

Momentum HUT TNI 2026 menjadi pengingat bahwa menjaga Indonesia tidak selalu dilakukan dengan senjata. Menjaga sawah agar tetap produktif, memastikan irigasi mengalir, membantu petani meningkatkan hasil panen, dan memperkuat kemandirian pangan bangsa juga merupakan bagian dari menjaga kedaulatan negara.

Karena itu, semangat yang perlu terus dirawat adalah semangat kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Ketika prajurit, petani, pemerintah daerah, dan masyarakat berjalan bersama, maka ketahanan pangan akan semakin kuat.

Dan ketika ketahanan pangan kuat, bangsa Indonesia akan semakin kokoh menghadapi berbagai tantangan masa depan.

Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Karawang mengucapkan Selamat Memperingati HUT TNI ke-81, 5 Oktober 2026. (***TIM)

 

 

HUT TNI 5 Oktober 2026: Meneguhkan Semangat Kebangsaan Melalui Pendidikan


Karawang Post –
Peringatan Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) setiap tanggal 5 Oktober merupakan momentum penting untuk mengenang pengabdian para prajurit dalam menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa Indonesia.

Di balik tugas pertahanan negara yang diemban TNI, terdapat keterkaitan yang erat dengan dunia pendidikan dalam upaya membangun karakter generasi penerus bangsa.

Pendidikan dan pertahanan negara sesungguhnya memiliki tujuan yang saling mendukung. Jika TNI bertugas menjaga keamanan dan kedaulatan negara dari berbagai ancaman.

Maka dunia pendidikan berperan menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas, berakhlak mulia, serta memiliki rasa cinta tanah air yang kuat. Keduanya merupakan fondasi penting bagi keberlangsungan dan kemajuan bangsa.

Bagi Dinas Pendidikan, peringatan HUT TNI dapat menjadi sarana untuk memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah. 

Nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kerja keras, semangat pengabdian, persatuan, dan nasionalisme yang melekat pada prajurit TNI merupakan teladan yang relevan bagi peserta didik dalam menghadapi tantangan kehidupan di era modern.

Melalui berbagai kegiatan pembelajaran, upacara bendera, pengenalan wawasan kebangsaan, hingga penghormatan terhadap jasa para pahlawan, sekolah dapat menanamkan kesadaran bahwa kemerdekaan dan pembangunan yang dinikmati saat ini merupakan hasil perjuangan panjang para pendahulu bangsa.


Kesadaran tersebut diharapkan dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara.

Di tengah perkembangan teknologi dan arus globalisasi yang semakin cepat, pendidikan karakter menjadi kebutuhan yang semakin penting. 

Generasi muda perlu dibekali kemampuan berpikir kritis dan keterampilan yang unggul, sekaligus memiliki jati diri kebangsaan yang kuat.

Dalam konteks inilah semangat pengabdian yang ditunjukkan TNI dapat menjadi inspirasi bagi dunia pendidikan.

Peringatan HUT TNI Tahun 2026 menjadi pengingat bahwa membangun Indonesia tidak hanya dilakukan oleh mereka yang bertugas menjaga perbatasan dan keamanan negara, tetapi juga oleh para pendidik yang setiap hari membentuk karakter dan masa depan anak-anak bangsa.

Dengan sinergi antara dunia pendidikan dan semangat kebangsaan yang diwariskan para prajurit TNI, Indonesia akan semakin kuat dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan menuju masyarakat yang maju, berdaya saing, dan berkarakter.

Peringatan HUT TNI Tahun 2026 sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Karawang, yaitu 'Menuju Karawang Maju, Berdaya Saing Tinggi dan Berkelanjutan'.

Melalui dunia pendidikan, nilai-nilai disiplin, integritas, nasionalisme, dan semangat pengabdian yang menjadi karakter prajurit TNI dapat ditanamkan kepada generasi muda sebagai bagian dari upaya mewujudkan sumber daya manusia yang adaptif dan berkarakter." (***TIM)

Wednesday, September 23, 2026

DPKPP Karawang Penjaga Lumbung Pangan Nasional, Selamat Hari Tani Nasional 2026


Karawang Post –
Setiap tanggal 24 September, bangsa Indonesia memperingati Hari Tani Nasional sebagai momentum untuk menghargai peran petani dalam menjaga ketersediaan pangan dan menopang kehidupan masyarakat.

Peringatan ini bukan sekadar mengenang sejarah agraria nasional, tetapi juga menjadi pengingat bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi kemajuan suatu daerah maupun negara.

Bagi Kabupaten Karawang, Hari Tani Nasional memiliki makna yang sangat istimewa. Daerah yang dikenal sebagai salah satu lumbung padi nasional ini telah lama menjadi penyangga kebutuhan pangan, khususnya beras, bagi masyarakat Jawa Barat dan Indonesia.

Hamparan sawah yang membentang di berbagai wilayah Karawang menjadi bukti bahwa sektor pertanian tetap memiliki peran strategis di tengah pesatnya perkembangan kawasan industri dan permukiman.

Di balik keberhasilan sektor pertanian tersebut, terdapat peran penting Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Karawang yang terus berupaya meningkatkan produktivitas pertanian, menjaga ketahanan pangan, serta mendukung kesejahteraan para petani.

Melalui berbagai program pembinaan, penyuluhan, bantuan sarana produksi pertanian, pengendalian hama, hingga penguatan kelembagaan petani, DPKPP menjadi salah satu ujung tombak pembangunan sektor pertanian di daerah.

Tantangan yang dihadapi sektor pertanian saat ini tidaklah ringan. Perubahan iklim, ancaman kekeringan, serangan organisme pengganggu tanaman, fluktuasi harga komoditas, hingga alih fungsi lahan menjadi persoalan yang memerlukan perhatian bersama.

Oleh karena itu, upaya menjaga lahan pertanian produktif dan meningkatkan efisiensi usaha tani menjadi agenda penting yang terus didorong oleh pemerintah daerah.

Karawang juga memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keberlangsungan lahan pertanian pangan berkelanjutan. Di tengah pesatnya pertumbuhan kawasan industri, keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan perlindungan lahan pertanian harus terus dijaga.

Sebab, ketahanan pangan yang kuat hanya dapat terwujud apabila lahan produktif tetap terlindungi dan petani memperoleh dukungan yang memadai.

Selain sektor pertanian, DPKPP juga memiliki peran dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat melalui berbagai program peningkatan konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman.

Langkah ini menjadi penting untuk memastikan bahwa hasil pertanian tidak hanya tersedia dalam jumlah cukup, tetapi juga mampu mendukung kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.

Peringatan Hari Tani Nasional 2026 hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat penghargaan terhadap para petani yang setiap hari bekerja menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Di balik setiap butir padi yang dipanen, terdapat kerja keras, ketekunan, serta semangat pengabdian yang patut diapresiasi oleh seluruh elemen bangsa.

Karawang yang maju bukan hanya ditandai oleh berdirinya kawasan industri modern dan pembangunan infrastruktur yang pesat, tetapi juga oleh kemampuan menjaga sawah-sawah produktif yang telah menjadi identitas daerah selama puluhan tahun.

Kemajuan dan ketahanan pangan harus berjalan beriringan agar pembangunan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.

Melalui semangat Hari Tani Nasional 2026, mari bersama-sama mendukung para petani, menjaga lahan pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong terwujudnya Karawang yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera. Sebab dari tangan para petani, masa depan pangan bangsa turut ditentukan. (***TIM)

Tuesday, September 22, 2026

Kadisnakertrans: Ada 149. 069 Ribu Berkas Lamaran Masuk Job Fair Online Karawang, Disnakertrans Terus Optimalisasi Tenaga Kerja Lokal


Karawang Post —
Sebanyak 149.069 berkas lamaran masuk dari para pencari kerja (pencaker) untuk memperebutkan 1.388 lowongan pekerjaan (loker) yang disediakan oleh 82 perusahaan peserta Job Fair Online yang dicanangkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Karawang, Hj. Rosmalia Dewi, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa kepercayaan pihak swasta untuk mencari kandidat tenaga kerja melalui platform resmi pemerintah terus menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun. Kendati demikian, proses seleksi hingga saat ini masih berlangsung secara bertahap di tingkat perusahaan.

"Dari total 1.388 lowongan yang dibuka, rinciannya terdiri dari 657 lowongan untuk laki-laki, 310 untuk perempuan, dan 421 lowongan terbuka untuk laki-laki maupun perempuan," kata Rosmalia, Senin (21/9).

Rosmalia menjelaskan, tingginya angka 149.069 lamaran tersebut mencakup 111.415 pelamar laki-laki dan 37.654 pelamar perempuan. Angka ini merupakan akumulasi total berkas lamaran yang masuk ke sistem, sebab satu orang pencari kerja dapat melamar ke beberapa posisi atau perusahaan yang berbeda.

Meski minat pelamar sangat tinggi, Disnakertrans Karawang mencatat sejumlah catatan evaluasi. Salah satu kendala utama yang kerap ditemui di lapangan adalah tingkat kehadiran peserta saat dipanggil mengikuti tes seleksi lanjutan oleh pihak perusahaan.

"Terkadang anak-anak pencari kerja ini yang diundang 100 orang, tetapi yang datang memenuhi panggilan seleksi hanya 80 atau 70 orang. Kami mengimbau para pelamar untuk lebih serius dan rajin memeriksa email secara berkala agar tidak melewatkan kesempatan seleksi," ujar Rosmalia.


Terkait perlindungan tenaga kerja lokal, Rosmalia menegaskan bahwa seluruh lowongan yang diakomodasi dalam Info Loker resmi Disnakertrans Karawang diwajibkan bagi warga yang memiliki KTP Karawang. Sistem Info Loker telah terintegrasi sehingga hanya pemilik akun ber-KTP Karawang yang dapat mengakses dan melamar lowongan tersebut.

Selain jalur Job Fair umum, Disnakertrans Karawang juga terus mengawal program penempatan khusus bagi masyarakat kategori desil 1 sampai 3 melalui Job Fair dalam rangka hari jadi Kabupaten Karawang sebanyak 393 telah disalurkan ke berbagai perusahaan, dengan sekitar 60 orang di antaranya sudah mulai bekerja dan sisanya masih dalam proses kelengkapan administrasi serta penggajian.

Bagi para pencari kerja yang belum berhasil lolos dalam Job Fair, Disnakertrans Karawang menyediakan fasilitas bimbingan belajar tes mandiri secara online serta pelatihan keterampilan gratis di Balai Latihan Kerja (BLK). Pelatihan tersebut mencakup 13 bidang keahlian, seperti pelatihan forklift, las manufaktur, hingga kelistrikan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan industri.

Di sisi lain, Disnakertrans Karawang juga terus mendorong komitmen perusahaan agar lebih peduli terhadap penyerapan tenaga kerja disabilitas dan menjaga stabilitas lingkungan lokal. Saat ini, terdapat 17 lowongan kerja khusus disabilitas yang disiapkan dan akan diposting secara bertahap.

"Kami terus menyadarkan perusahaan untuk peduli dengan penyerapan tenaga kerja lokal dan disabilitas. Energi anak-anak muda ini luar biasa, jika tidak tersalurkan dengan baik melalui pekerjaan, hal itu bisa memicu potensi gejolak sosial. Keberadaan industri di Karawang harus membawa manfaat dan stabilitas bagi masyarakat sekitar," pungkas Rosmalia.(***TIM)

 

Sunday, September 20, 2026

Investasi Karawang Tetap Kuat, Tempati Posisi Kedua Tertinggi Jawa Barat

Karawang Post - Kabupaten Karawang kembali menunjukkan daya tariknya sebagai salah satu daerah tujuan investasi utama di Jawa Barat.

Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Barat, Karawang menempati posisi kedua dalam realisasi investasi pada Semester I Tahun 2026, setelah Kabupaten Bekasi dan berada di atas Kabupaten Bogor. Capaian tersebut menjadi gambaran bahwa Karawang masih memiliki daya saing investasi yang kuat di tingkat Jawa Barat.

Dengan kawasan industri yang berkembang, dukungan infrastruktur serta keberadaan berbagai perusahaan berskala nasional dan internasional, Karawang tetap menjadi salah satu pilihan strategis bagi dunia usaha.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Karawang, Drs.  Iwan Ridwan F., mengatakan perkembangan investasi pada Semester I Tahun 2026 secara umum menunjukkan capaian yang positif. Menurutnya, capaian tersebut tidak hanya terlihat dari nilai investasi, tetapi juga dari kontribusinya terhadap penyerapan tenaga kerja dan aktivitas dunia usaha di Kabupaten Karawang.

“Berdasarkan data dari DPMPTSP Provinsi Jawa Barat, perkembangan realisasi investasi Kabupaten Karawang pada Semester I Tahun 2026 menunjukkan capaian yang positif. Ini memberikan gambaran mengenai kondisi investasi, capaian penanaman modal serta kontribusinya terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Karawang,” ujarnya, Kamis (3/9).

Ia menjelaskan, sepanjang Januari hingga Juni 2026, realisasi investasi Kabupaten Karawang mencapai Rp20,43 triliun. Nilai tersebut berasal dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp15,95 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp4,47 triliun.

“Total realisasi investasi pada periode Januari sampai Juni 2026 mencapai Rp20.433.412.276.023, yang terdiri dari PMA sebesar Rp15.957.442.033.511 dan PMDN sebesar Rp4.475.970.242.512,” katanya.

Besarnya nilai investasi tersebut turut memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat, khususnya melalui penciptaan lapangan kerja. Pada Semester I 2026, realisasi investasi di Karawang tercatat menyerap 15.030 tenaga kerja, terdiri dari 9.499 tenaga kerja dari PMA dan 5.531 tenaga kerja dari PMDN.


“Dari sisi penyerapan tenaga kerja, investasi pada Semester I tahun 2026 telah menyerap sebanyak 15.030 orang. Ini tentu menjadi kontribusi penting bagi perekonomian dan kesempatan kerja masyarakat Karawang,” ungkap Iwan.

Aktivitas penanaman modal di Karawang juga tercermin dari jumlah Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang disampaikan pelaku usaha. Hingga Semester I 2026, tercatat sebanyak 7.518 LKPM, terdiri dari 3.164 LKPM PMA dan 4.354 LKPM PMDN.

Iwan mengakui, secara nilai terdapat penurunan realisasi investasi dibandingkan periode yang sama pada 2025. Namun, kondisi tersebut tidak serta-merta menunjukkan melemahnya minat investasi terhadap Karawang, mengingat terdapat sejumlah faktor yang memengaruhi siklus realisasi penanaman modal.

“Penurunan ini antara lain dipengaruhi melambatnya realisasi investasi lanjutan atau expansion project dari sejumlah perusahaan besar yang pada 2025 telah menyelesaikan investasi dalam skala besar,” jelasnya.

Selain faktor siklus investasi perusahaan, kondisi perekonomian global yang masih dinamis juga turut memengaruhi keputusan pelaku usaha. Ketidakpastian ekonomi, fluktuasi nilai tukar dan dinamika geopolitik membuat sebagian investor lebih berhati-hati dalam menentukan waktu realisasi investasinya.

Di sisi lain, sejumlah perusahaan juga melakukan penyesuaian strategi, mulai dari perubahan jadwal ekspansi, efisiensi belanja modal hingga pengalihan investasi berdasarkan kebijakan korporasi. Kondisi tersebut menjadi bagian dari dinamika investasi yang juga terjadi di berbagai daerah.

Meski menghadapi dinamika tersebut, posisi Karawang sebagai daerah dengan realisasi investasi terbesar kedua di Jawa Barat menunjukkan bahwa kepercayaan dunia usaha terhadap Karawang masih terjaga.  Pemerintah Kabupaten Karawang pun terus mendorong terciptanya iklim investasi yang kondusif melalui penguatan pelayanan perizinan dan kemudahan berusaha.

 “Karawang tetap memiliki fundamental investasi yang kuat. Posisi kita sebagai daerah dengan realisasi investasi tertinggi kedua di Jawa Barat menunjukkan bahwa Karawang masih menjadi wilayah yang strategis dan dipercaya oleh investor,” tegas Iwan. (***TIM)

75 Hektare Sawah di Karawang Kekeringan, Terancam Gagal Tanam

‎


Karawang Post –
Memasuki puncak musim kemarau, sekitar 75 hektare sawah di Desa Pulomulya, Kecamatan Lemahabang, Karawang, Jawa Barat, mengalami kekeringan dan terancam gagal tanam.

Kondisi tersebut dikeluhkan para petani karena lahan  pertanian mereka jauh dari sumber air irigasi. Akibatnya, pasokan air ke areal persawahan minim saat musim tanam tiba.

‎Kepala UPTD  Pertanian Lemahabang, Dedi, mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Ketua KTNA Kabupaten Karawang, H. Dadan, yang merupakan warga Desa Pulomulya. Persoalan tersebut juga telah disampaikan kepada Pengamat Pengairan Kecamatan Lemahabang.

‎Menurutnya, akan digelar pertemuan bersama para petani untuk membahas kendala pengairan sekaligus mencari solusi.

‎“Kebetulan belum tanam, baru sebar. Karena saluran airnya tidak ada. Saat ada pompa pun tidak bisa digunakan,” ujar Dedi, Jumat (18/9/2026).

‎Ia menjelaskan, salah satu kendala utama adalah jarak sumber air yang cukup jauh. Kondisi semakin sulit karena memasuki puncak kemarau, sehingga debit air yang mengalir menuju petak sawah berkurang.

‎“Sebenarnya sudah ada bantuan pompa air. Tapi karena saluran airnya kurang, pompa tidak bisa digunakan,” kata Dedi.

‎Ia menyebut pembangunan sumur bor yang dilengkapi pompa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi persoalan tersebut. Usulan bantuan irigasi perpompaan, termasuk paket pembangunan sumur bor, telah diajukan kepada dinas terkait.

‎“Ya, mudah-mudahan ke depannya ada program untuk bisa dibuatkan sumur bor,” ujarnya.

‎Kendala pengairan tersebut diperkirakan berdampak terhadap sekitar 75 hektare lahan pertanian di wilayah Desa Pulomulya dan sekitarnya. (***TIM)

Saturday, September 19, 2026

Milangkala Kabupaten Karawang ke-393 BAPENDA Luncurkan Program Diskon 80% Pembebasan Denda PBB-P2, Berlaku Tinggal 10 Hari Lagi

Karawang Post - Bersamaan dengan menyambut hari jadi Kabupaten Karawang yang ke 393 tahun, pemerintah Kabupaten Karawang telah memberikan keringan kepada masyarakat Kabupaten Karawang untuk pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2), bagi masyarakat Kabupaten Karawang yang memiliki tunggakan pajak.

Melalui Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Pemkab Karawang meluncurkan program diskon pokok pajak hingga 80% sekaligus pembebasan denda keterlambatan pembayaran PBB-P2, program berlaku selama satu bulan penuh, mulai 1 September - 30 September 2026.

Kepala Badan BAPENDA Karawang, Sahali Kartawijaya, S.T., M.M., menyatakan, kebijakan tersebut merupakan bentuk apresiasi Pemkab Karawang kepada masyarakat sekaligus upaya mendorong kepatuhan wajib pajak.

Sahali Kartawijaya, S.T., M.M., menambahkan,  momentum Milangkala ke 393 tahun Kabupaten Karawang, kami memberi kemudahan/meringankan bila masyarakat Karawang yang masih memiliki tunggakan PBB-P2. 
 
"Masyarakat Karawang bisa membayar lebih ringan, sebab Pemkab Karawang memberikan potongan pembayaran dan pembebasan denda,' ujar Kaban BAPENDA Sahali Kartawijaya., S.T., M.M.,

Untuk tunggakan SPPT tahun 1993 hingga 2012 Pemkab Karawang memberikan diskon 80% dari pokok pajak serta pembebasan seluruh denda keterlambatan, sementara tunggakan SPPT tahun 2013 hingga 2021 memperoleh diskon 30% dan bebas denda.

Pajak daerah yang dibayarkan oleh masyarakat akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi antara masyarakat dengan pemerintah daerah yang digagas oleh Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E., dan BAPENDA Karawang.
 
Pemerintah daerah dan masyarakat bisa merayakan hari jadi Kabupaten Karawang ke- 393 tahun yang di peringati pada bulan September sambil membayar PBB-P2 yang waktunya 10 hari lagi berakhir. Ayo cepetan lunasi dan nikmati diskonnya. (***TIM)