Editorial Cartoon

Editorial Cartoon

Pemerintah Daerah Kab. Karawang, Jawa Barat

Pemerintah Daerah Kab. Karawang, Jawa Barat
Kantor Bupati Karawang

Saturday, August 8, 2026

Indonesia Maju, Adil dan Makmur Melalui Lingkungan yang Bersih, Sehat, dan Berkelanjutan


Karawang Post –
Tanggal 17 Agustus 2026 menjadi momentum bersejarah bagi seluruh rakyat Indonesia dalam memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Dengan semangat tema nasional "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", bangsa ini kembali meneguhkan tekad untuk melanjutkan pembangunan menuju masa depan yang lebih sejahtera, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Kemajuan sebuah bangsa tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, maupun kemajuan teknologi. Kemajuan sejati juga ditentukan oleh kemampuan menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan hidup.

Lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari merupakan fondasi penting bagi terwujudnya masyarakat yang produktif, berkualitas, serta memiliki kehidupan yang lebih baik.

Sebagai daerah yang berkembang pesat dengan sektor industri, pertanian, dan permukiman yang terus tumbuh, Kabupaten Karawang menghadapi tantangan sekaligus peluang besar dalam menjaga kualitas lingkungan hidup.

Oleh karena itu, peran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karawang menjadi sangat strategis dalam mengawal berbagai program pengelolaan sampah, pengendalian pencemaran, penghijauan, konservasi sumber daya alam, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

Upaya tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia juga tercermin dalam berbagai gerakan kebersihan dan pelestarian lingkungan.

Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) telah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari budaya hidup sehat dan beradab.

Gerakan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga negara.

Pada peringatan HUT RI ke-81 ini, mari kita jadikan semangat kemerdekaan sebagai energi untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Mulai dari hal-hal sederhana seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membuang sampah pada tempatnya, menanam pohon, menjaga kebersihan sungai, hingga mendukung program-program pelestarian lingkungan yang dijalankan pemerintah daerah.

Kemerdekaan yang diperjuangkan oleh para pahlawan hendaknya di isi dengan karya nyata yang memberi manfaat bagi generasi masa depan.

Lingkungan yang terjaga akan melahirkan masyarakat yang sehat, ekonomi yang kuat, serta pembangunan yang berkelanjutan. Dari lingkungan yang lestari akan lahir Indonesia yang semakin maju, adil, dan makmur.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Mari wujudkan Karawang yang bersih, hijau, dan berkelanjutan untuk Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Merdeka!
(***TIM)

Rumah Layak, Pemukiman Berkualitas, Fondasi Indonesia Maju


Karawang Post –
Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat tekad dalam melanjutkan pembangunan bangsa menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Tema nasional HUT RI ke-81 menegaskan bahwa kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai kebebasan politik, tetapi juga sebagai upaya menghadirkan kesejahteraan yang dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia.

Dalam konteks pembangunan daerah, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Karawang memiliki peran strategis dalam mewujudkan cita-cita tersebut.

Rumah bukan sekadar bangunan tempat berteduh, melainkan ruang kehidupan yang menjadi pusat tumbuhnya keluarga, pendidikan karakter, kesehatan, serta harapan masa depan generasi bangsa.

Pembangunan perumahan yang layak dan kawasan permukiman yang tertata merupakan salah satu indikator kemajuan suatu daerah. Ketika masyarakat memiliki akses terhadap hunian yang aman, sehat, nyaman, dan didukung sarana prasarana yang memadai, maka kualitas hidup masyarakat akan meningkat.

Dari lingkungan yang baik akan lahir generasi yang sehat, produktif, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

Sebagai daerah yang terus berkembang menjadi kawasan industri, pertanian, dan jasa, Kabupaten Karawang menghadapi tantangan pertumbuhan penduduk serta kebutuhan hunian yang semakin meningkat.

Oleh karena itu, DPRKP Kabupaten Karawang terus berupaya menghadirkan program-program pembangunan dan penataan kawasan permukiman yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, termasuk peningkatan kualitas lingkungan, pembangunan infrastruktur dasar, serta pengurangan kawasan kumuh.

Semangat gotong royong yang menjadi warisan perjuangan bangsa juga harus terus dijaga dalam pembangunan permukiman. Pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat perlu bersinergi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan berkelanjutan.

Dengan demikian, pembangunan tidak hanya menghasilkan bangunan fisik, tetapi juga memperkuat kehidupan sosial dan rasa kebersamaan di tengah masyarakat.

Pada peringatan HUT RI ke-81 ini, mari kita jadikan semangat kemerdekaan sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan mengabdi bagi kemajuan bangsa. Melalui pembangunan perumahan rakyat dan kawasan permukiman yang berkualitas.

DPRKP Kabupaten Karawang berkomitmen mendukung terwujudnya masyarakat yang sejahtera serta Indonesia yang semakin maju, berdaulat, adil, dan makmur. Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81. Sekali Merdeka, Tetap Merdeka! (***TIM)

Indonesia Maju, Adil, dan Makmur Melalui Pendidikan Berkualitas dan Pelestarian Budaya Bangsa


Karawang Post –
Tanggal 17 Agustus 2026 menjadi momentum bersejarah bagi seluruh rakyat Indonesia untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Peringatan tahun ini mengusung semangat menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur, sebuah cita-cita luhur yang hanya dapat diwujudkan melalui pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berbudaya.

Tema resmi HUT RI ke-81 yang ditetapkan pemerintah adalah "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur" sebagai arah pembangunan bangsa menuju masa depan yang lebih baik.

Bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karawang, kemerdekaan bukan sekadar mengenang perjuangan para pahlawan, melainkan juga melanjutkan perjuangan tersebut melalui dunia pendidikan.

Sekolah adalah tempat lahirnya generasi penerus bangsa yang akan menentukan masa depan Indonesia. 

Di ruang-ruang kelas, para guru menanamkan ilmu pengetahuan, nilai-nilai kebangsaan, semangat gotong royong, serta karakter yang kuat agar anak-anak Indonesia tumbuh menjadi insan yang cerdas, berakhlak mulia, dan mampu bersaing di era global.

Pendidikan yang berkualitas merupakan fondasi utama terciptanya masyarakat yang adil dan makmur. Ketika setiap anak memperoleh kesempatan belajar yang sama tanpa memandang latar belakang ekonomi maupun sosial, maka keadilan sosial akan semakin nyata dirasakan oleh seluruh rakyat.

Melalui pendidikan yang merata dan bermutu, lahirlah sumber daya manusia yang produktif, inovatif, dan mampu membawa kemajuan bagi daerah maupun bangsa.

Di sisi lain, kebudayaan menjadi akar yang memperkuat identitas bangsa Indonesia. Kabupaten Karawang yang kaya akan sejarah, seni, tradisi, dan kearifan lokal memiliki peran penting dalam menjaga warisan budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Pelestarian budaya bukan berarti menolak kemajuan, melainkan memastikan bahwa modernisasi berjalan seiring dengan penghormatan terhadap nilai-nilai luhur bangsa.

Pada usia kemerdekaan yang ke-81 ini, Disdikbud Kabupaten Karawang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat karakter peserta didik, serta melestarikan kekayaan budaya daerah sebagai bagian dari identitas nasional.

Pendidikan dan kebudayaan merupakan dua pilar yang tidak dapat dipisahkan dalam membangun Indonesia yang maju, adil, dan makmur.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Mari bersama-sama menyalakan semangat belajar, berkarya, dan melestarikan budaya demi mewujudkan generasi emas Indonesia 2045.

Dengan pendidikan yang berkualitas dan kebudayaan yang lestari, sikap optimisme bangsa Indonesia akan semakin termotivasi positif menuju adil, makmur, maju, serta mampu berdiri tegak sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Sekali Merdeka, Tetap Merdeka! (***TIM)

Tuesday, August 4, 2026

Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81 Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur: Membangun Kemandirian Pangan dari Karawang untuk Indonesia

Karawang Post – Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada 17 Agustus 2026 menjadi momentum penting bagi seluruh anak bangsa untuk memperkuat semangat persatuan dan gotong royong dalam mewujudkan cita-cita nasional.

Tahun ini, pemerintah mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", sebuah tema yang mencerminkan tekad bangsa untuk memperkuat kedaulatan, menghadirkan keadilan bagi seluruh rakyat, dan mewujudkan kemakmuran yang merata dari Sabang sampai Merauke.

Bagi Kabupaten Karawang yang dikenal sebagai salah satu lumbung padi nasional, tema tersebut memiliki makna yang sangat relevan. Kedaulatan bangsa tidak hanya diwujudkan melalui kekuatan ekonomi dan pertahanan, tetapi juga melalui kemampuan negara dalam memenuhi kebutuhan pangan rakyatnya secara mandiri dan berkelanjutan.

Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Karawang memegang peranan strategis dalam mendukung terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Melalui berbagai program peningkatan produksi pertanian, perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan, penguatan ketahanan pangan masyarakat, hingga pengembangan sektor perikanan, dinas ini terus berupaya menjaga agar Karawang tetap menjadi daerah penghasil pangan yang andal bagi Jawa Barat dan Indonesia.

Di tengah berbagai tantangan global seperti perubahan iklim, alih fungsi lahan, dan dinamika ekonomi dunia, para petani dan nelayan menjadi garda terdepan dalam menjaga ketersediaan pangan nasional.

Keringat yang mereka curahkan setiap hari di sawah, tambak, sungai, dan laut merupakan bagian dari perjuangan mengisi kemerdekaan. Karena itu, mewujudkan kesejahteraan petani dan nelayan merupakan bentuk nyata dari keadilan sosial yang menjadi amanat Pancasila.

Kemakmuran bangsa juga tidak akan terwujud tanpa ketahanan pangan yang kuat. Ketika pangan tersedia, terjangkau, aman, dan bergizi bagi seluruh masyarakat, maka kualitas sumber daya manusia akan meningkat dan pembangunan dapat berjalan lebih baik.

Oleh karena itu, pembangunan sektor pertanian dan perikanan bukan sekadar urusan ekonomi, melainkan investasi jangka panjang untuk masa depan Indonesia.

Pada usia kemerdekaan yang ke-81 ini, semangat para pejuang kemerdekaan harus terus diwariskan dalam bentuk kerja keras, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dengan memanfaatkan teknologi pertanian modern, memperkuat kelembagaan petani, meningkatkan produktivitas perikanan, serta menjaga keberlanjutan sumber daya alam, Karawang dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Mari bersama-sama menjaga semangat kemerdekaan dengan memperkuat ketahanan pangan, memajukan sektor pertanian dan perikanan, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan.

Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur. Karawang Maju, Petani Sejahtera, Pangan Terjaga. Sekali Merdeka, Tetap Merdeka! (***TIM)

Monday, August 3, 2026

Sahali Kartawijaya Ajak Masyarakat Maknai HUT Ke-81 RI dengan Semangat Persatuan dan Membangun Karawang


Karawang Post –
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 yang jatuh pada 17 Agustus 2026, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karawang, Sahali Kartawijaya, S.T., M.M., menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum kemerdekaan sebagai penyemangat dalam meningkatkan persatuan, gotong-royong, dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. 

Menurut Sahali, peringatan Hari Kemerdekaan bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momen untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan bangsa. Semangat perjuangan tersebut, kata dia, harus terus diwariskan melalui kerja nyata, pengabdian, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 

"Atas nama pribadi serta segenap keluarga besar Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Karawang, saya mengucapkan: Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke -81. 

Dirgahayu Republik Indonesia. Semoga semangat perjuangan para pahlawan senantiasa menginspirasi kita untuk terus berkarya, menjaga persatuan, serta memberikan pengabdian terbaik demi kemajuan Kabupaten Karawang dan Indonesia," ujar Sahali.

Ia menambahkan, Bapenda Kabupaten Karawang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, mengoptimalkan pendapatan daerah secara profesional, transparan, dan akuntabel sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Sahali juga mengajak seluruh aparatur sipil negara, dunia usaha, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga semangat kebangsaan serta memperkuat sinergi dalam membangun Karawang yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

Momentum HUT Kemerdekaan RI ke-81, lanjutnya, hendaknya menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa hanya dapat diwujudkan melalui persatuan, kerja keras, integritas, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

"Mari kita isi kemerdekaan dengan prestasi, inovasi, disiplin, dan semangat melayani. Bersama kita wujudkan Karawang yang semakin maju, berdaya saing, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat. Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, Merdeka!," tutup Sahali. (***TIM)

Monday, July 27, 2026

Kapolda Jawa Barat Lantik Kombes Pol Mario Prahatinto Menjadi Kapolresta Karawang

Karawang Post – Polres Karawang resmi berubah status menjadi Polresta Karawang setelah dikukuhkan langsung oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Pipit Rismanto dalam upacara serah terima jabatan dari AKBP Fiki Novian Ardiansyah Kepada Kombes Pol Mario Prahatinto yang berlangsung di halaman Mapolres Karawang. Senin, (27/7/26).

Sertijab  dihadiri jajaran Pejabat Utama Polda Jawa Barat, para Kapolres se-Jawa Barat, unsur Forkopimda Kabupaten Karawang, tokoh masyarakat, para wartawan, serta tamu undangan.

Rangkaian acara meliputi pembacaan Keputusan Kapolri mengenai peningkatan tipologi Polres menjadi Polresta, penyerahan Dhuaja “Satya Imbang Asasta”, pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara, hingga peresmian Polresta Karawang.

Dalam amanatnya, Kapolda Jawa Barat menegaskan bahwa perubahan status tersebut bukan sekadar pergantian nama atau struktur organisasi. Menurutnya, peningkatan tipologi merupakan bentuk kepercayaan negara kepada Polri untuk menghadapi tantangan Kabupaten Karawang yang terus berkembang sebagai kawasan industri, pusat investasi, dan jalur strategis nasional.

“Status Polresta harus menjadi pemacu untuk menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, cepat, humanis, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” tegas Kapolda.

Ia juga menilai perkembangan Karawang yang pesat membawa konsekuensi meningkatnya kompleksitas persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat. Karena itu, dibutuhkan organisasi kepolisian dengan kapasitas yang lebih kuat agar mampu memberikan perlindungan dan pelayanan secara optimal.

Kapolda turut berpesan kepada Kapolresta Karawang yang baru agar terus memperkuat soliditas internal, meningkatkan sinergi dengan TNI, Pemerintah Daerah, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi keamanan yang aman, tertib, dan kondusif.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karawang mengucapkan: Selamat dan Sukses atas Dilantiknya Bapak Kombes Pol Mario Prahatinto menjadi Kapolresta Kabupaten Karawang.

“Semoga amanah dalam menjalankan tugas baru, senantiasa diberikan kekuatan kesehatan, serta kelancaran dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Karawang.” (***TIM)

Langkah Strategis Bapenda Karawang Optimalkan PAD Panggil 900 Perusahaan Sosialisasikan Opsen PKB dan BBNKB di Hotel Brits

Karawang Post – Pemerintah Kabupaten Karawang semakin serius mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), sebanyak 900 perwakilan perusahaan dikumpulkan dalam sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), sekaligus mengimbau dunia usaha mengalihkan pelat nomor kendaraan operasional ke wilayah Kabupaten Karawang.

Kegiatan bertajuk Sosialisasi Opsen PKB & Opsen BBNKB 2026 itu berlangsung selama tiga hari, 14–16 Juli 2026, di Hotel Brits Karawang. Peserta berasal dari kawasan industri, perusahaan manufaktur, perusahaan jasa, hingga badan usaha yang beroperasi di Kabupaten Karawang.

Kepala Bapenda Kabupaten Karawang, Sahali Kartawijaya, S.T., M.M., mengatakan, Karawang sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia memiliki peran strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional. Besarnya aktivitas industri tersebut juga harus sejalan dengan kontribusi terhadap penerimaan daerah.

“Perusahaan-perusahaan di Karawang memiliki kontribusi besar terhadap penerimaan daerah melalui berbagai jenis pajak. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan daerah yang berkelanjutan,” kata Sahali.

Ia menjelaskan, penerapan Opsen PKB dan Opsen BBNKB merupakan implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah, yang telah ditindaklanjuti melalui Peraturan Daerah Kabupaten Karawang Nomor 17 Tahun 2023 sebagaimana diubah dengan Perda Nomor 6 Tahun 2025.

Menurut Sahali, masih banyak masyarakat yang menganggap opsen sebagai pajak baru. Padahal, kebijakan tersebut hanya menggantikan mekanisme pembagian hasil pajak kendaraan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.


“Opsen PKB dan Opsen BBNKB tidak menambah beban masyarakat. Nominal pajak yang dibayarkan tetap sama, hanya mekanisme pembagian penerimaannya yang berubah sehingga daerah memperoleh pendapatan lebih cepat,” jelasnya.

Ia menambahkan, regulasi tersebut juga mewajibkan sedikitnya 10 persen pendapatan dari Opsen PKB dialokasikan untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan. Dengan demikian, manfaat pajak kendaraan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui peningkatan infrastruktur.

Dalam forum tersebut, Bapenda juga menyampaikan imbauan kepada seluruh perusahaan agar segera mengalihkan registrasi kendaraan operasional beserta Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) menjadi berpelat Karawang.

Imbauan tersebut mengacu pada Surat Edaran Sekretaris Daerah atas nama Bupati Karawang Nomor 1134 Tahun 2026 dan Surat Edaran Bupati Karawang Nomor 271 Tahun 2025 tentang penggunaan kendaraan operasional angkutan orang maupun barang dengan TNKB berdomisili Karawang.

Pengalihan registrasi diharapkan dilakukan terhadap seluruh kendaraan operasional perusahaan, mulai dari kendaraan logistik, kendaraan dinas, kendaraan operasional lapangan, kendaraan antar-jemput karyawan, kendaraan angkutan barang, hingga kendaraan sewa yang digunakan secara tetap di wilayah Kabupaten Karawang.

Selain itu, perusahaan juga diminta segera melakukan proses balik nama kendaraan agar kepemilikan kendaraan sesuai dengan domisili operasionalnya.

Tak hanya membahas kebijakan opsen, Bapenda menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai pelayanan perpajakan, keselamatan berkendara, perlindungan kecelakaan lalu lintas, hingga digitalisasi pembayaran pajak.

Ketua Tim Penerimaan dan Penagihan P3DW Kabupaten Karawang, Ahmad Solihat, memperkenalkan aplikasi Sapawarga sebagai layanan pembayaran PKB secara digital yang dinilai mampu memangkas birokrasi sekaligus mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

Sementara itu, Kanit Kamsel Satlantas Polres Karawang Ipda Brata Buana Putra mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara dan kepatuhan administrasi kendaraan. Ia menegaskan bahwa kendaraan yang tertib administrasi akan memberikan kepastian hukum bagi pemilik maupun pengguna jalan.

Dari sisi perlindungan masyarakat, Kepala Cabang PT Jasa Raharja Karawang Benny Adi Putra menjelaskan manfaat Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang (DPWKP) serta Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang dibayarkan bersamaan dengan pajak kendaraan setiap tahunnya.

Sedangkan Bank BJB Cabang Karawang memaparkan berbagai layanan pembayaran pajak secara elektronik melalui ATM, mobile banking, DigiCash, hingga program T-Samsat sebagai bagian dari percepatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Bapenda juga mengingatkan perusahaan agar segera menyampaikan data penyedia jasa boga atau katering yang melayani konsumsi karyawan. Pendataan tersebut dilakukan sebagai bagian dari optimalisasi penerimaan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT).

Selain itu, Bapenda mendorong perusahaan memanfaatkan layanan digital Cek PBB untuk mengakses SPPT secara elektronik, melakukan pembayaran melalui QRIS maupun Virtual Account, serta mengelola administrasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) secara lebih praktis.

“Kami berharap dengan sosialisasi ini kepatuhan dunia usaha terhadap kewajiban perpajakan terus meningkat. Kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, kepolisian, Jasa Raharja, P3DW, dan sektor perbankan diyakini menjadi fondasi penting dalam memperkuat pendapatan daerah yang pada akhirnya akan kembali kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan publik,” tandasnya. (***TIM)