Karawang Post – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang Hj. Rosmalia Dewi mengapresiasi hadirnya aplikasi transportasi online lokal GOKAR yang digagas putra daerah Karawang.
Menurutnya, inovasi tersebut merupakan langkah positif dalam membantu pemerintah daerah mengurangi angka pengangguran, sekaligus membuka peluang usaha serta lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat di Kabupaten Karawang.
Kehadiran aplikasi lokal seperti GOKAR dinilai tidak hanya memberikan alternatif layanan transportasi bagi masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan berbasis digital. Dengan melibatkan pengemudi lokal dan pelaku UMKM daerah, platform ini berpotensi memperkuat ekosistem ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Apresiasi dari Disnakertrans Karawang menunjukkan bahwa kolaborasi antara inovasi putra daerah dan dukungan pemerintah dapat menjadi bagian penting dalam menciptakan kemandirian ekonomi daerah, terutama di tengah tantangan dunia kerja dan persaingan ekonomi digital yang semakin berkembang.
Tim manajemen perusahaan aplikasi transportasi online lokal GOKAR (Go Karawang Dekat Bersahabat) dari PT Gokar Digital Inovasi Nusantara, bersilaturahmi dengan Kepala Disnakertrans Kabupaten Karawang, Hj. Rosmalia Dewi, dalam rangka memperkuat sinergi pengembangan transportasi online lokal dan pemberdayaan tenaga kerja daerah.
Terungkap dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Disnakertrans Karawang, dihadiri Founder GOKAR Syuhada Wisastra, Direktur Muhammad Aldy Fadhilah, serta Manager Operasional Indra Pramudia.
Saat audiensi kedua pihak membahas rencana kegiatan sosialisasi teknis sistem driver GOKAR kepada sekitar 100 mitra pengemudi yang dijadwalkan berlangsung pada 21 Mei 2026. Kegiatan itu juga akan diisi dengan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan serta edukasi safety riding yang melibatkan Polres Karawang.
Kadisnakertrans Karawang, Hj. Rosmalia Dewi, mengapresiasi hadirnya aplikasi transportasi online lokal yang digagas oleh putra daerah Karawang. Menurutnya, inovasi tersebut menjadi langkah positif dalam membantu pemerintah daerah mengurangi angka pengangguran sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.
“Kami mengapresiasi anak-anak muda asli Karawang yang mampu membuat aplikasi transportasi online sendiri. Ini menjadi kebanggaan daerah dan bisa membantu pemerintah dalam mengurangi pengangguran,” ujarnya. (Senin, 11 Mei 2026).
Rosmalia Dewi juga menyatakan dukungan Disnakertrans terhadap rencana kegiatan sosialisasi tersebut dengan memberikan izin penggunaan tempat kegiatan. Namun, ia berpesan agar manajemen GOKAR terus meningkatkan tata kelola perusahaan serta menjalankan operasional sesuai aturan yang berlaku.
“Silakan berkembang dan terus berinovasi, tetapi tetap harus menjaga sistem manajemen yang baik serta mengikuti regulasi yang ada,” katanya.
Sementara itu, Founder GOKAR Syuhada Wisastra menegaskan bahwa kehadiran GOKAR merupakan bentuk komitmen anak daerah untuk memberikan kontribusi nyata bagi Kabupaten Karawang.
Ia menyebutkan, GOKAR tidak hanya hadir sebagai layanan transportasi digital, tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.
“Kami ingin memberikan yang terbaik untuk Karawang, membantu mengurangi pengangguran, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta ikut mendorong kemajuan daerah,” ujar Syuhada.
Layanan transportasi online lokal GOKAR sendiri hadir sebagai alternatif mobilitas yang mudah, aman, dan terjangkau bagi masyarakat Karawang dan sekitarnya. Kehadiran platform berbasis aplikasi tersebut dinilai menjadi langkah baru dalam mendorong gerak online kendaraan angkutan rakyat berbasis teknologi digital di Kabupaten Karawang.
Sebagai aplikasi transportasi online asli Karawang, GOKAR dikembangkan untuk menghubungkan masyarakat dengan mitra pengemudi lokal melalui layanan transportasi digital yang praktis dan efisien.
Menariknya, GOKAR merupakan inovasi yang lahir dari putra daerah dan dikelola oleh anak-anak muda asli Karawang yang memiliki kompetensi di bidang teknologi, manajemen, dan pengembangan bisnis digital.
Kehadiran platform ini sekaligus menjadi bukti bahwa sumber daya manusia lokal mampu menghadirkan inovasi teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah. (***TIM)

